Jumat, 27 Maret 2009

Semua Tentang ST 12

ST12

Group musik yang dimotori oleh Pepep (drum) dan Iman Rush (guitar) dan diperkuat oleh Pepeng (guitar) dan Charly Van Houtten (vocalis) memang belum lama terbentuk, namun nama tersebut di atas bukanlah orang baru di duina musik.

Nama ST12 sendiri dipilih mereka sebagai nama grup karena sesuai dengan nama jalan dimana grup tersebut terbentuk yaitu di Studio OMS, Jl.Stasiun Timur No.12. "ST singkatan dari Stasiun Timur" tutur Pepep. Menurut Pepep, studio OMS selama ini sering dijadikan tempat mangkalnya para musisi senior maupun yunior di kota Kembang.

Seperti grup-grup musik pada umumnya, ST12 mengangkat tembang-tembang bertemakan cinta dalam album perdana mereka. Menurut mereka, lagu bertemakan cinta inilah yang kuat dan laku di pasaran. "Tema cinta merupakan tema yang sangat universal dan bisa dinikmati siapa saja. Baik tua maupun muda." tegasnya.

Sebagai lagu andalan ST12 band menjagokan tembang berjudul ATSL (Aku Tak Sanggup Lagi) dan Jalan Terbaik sebagai judul album. "Kami sempat ragu memilih lagu jagoan. Mau ATSL atau Jalan terbaik. Namun setelah rembukan dengan produser dan juga mendapat masukkan dari berbagai pihak, akhirnya kami memutuskan ATSL sebagai lagu unggulan."

Lagu ATSL sendiri memiliki karakter warna musik dan lirik yang kuat. Selain itu musiknya pun sangat easy listening sehingga sangat enak didengar dan mudah diikuti."Kami sengaja menciptakan musik yang easy listening. Sehingga orang awam atau pemusik jalanan yang hanya menggunakan gitar dalam bernyanyi, dapat memainkan lagu kami," jelas Pepep.

Konsep easy listening inilah yang akhirnya dijadikan ST12 sebagai visi dan misi mereka dalam menggarap album-albumnya."Kosep ini tidak akan dirubah.Mungkin kalau toh ada perubahan,lebih condong ke warna musiknya saja. Dimana warna musik tersebut akan kami sesuaikan dengan warna musik yang up to date pada masanya," kata Pepep. Namun, lanjutnya, "Kami tidak akan menghilangkan aspek komersial. Karena itu penting untuk penjualan."

Yang pasti, ST12 berusaha memberikan yang terbaik sesuai kemampuan. Dan ST12 berharap album perdana ini bisa diterima di masyarakat luas dan dapat ikut meramaikan blantika musik Indonesia pada umumnya.


ST12 Kepingin Kolaborasi Bareng Band Lain


ST12

Kapanlagi.com - Nama ST12 terus meroket di blantika musik tanah air. Band yang hanya beranggotakan tiga personel ini seakan tak bisa terbendung lagi. Dengan penjualan RBT yang melejit dan mampu meraih double platinum dalam penjualan album tak lantas membuat Pepep (drum), Pepeng (gitar), dan Charly (vokal) besar kepala. Mereka tidak merasa semua itu adalah sebuah kesuksesan, melainkan hasil dari sebuah kerja keras.

"Kita sangat bersyukur banget. Terima kasih banyak atas dukungannya. Kita masih band biasa. Kita sih mengalir aja. Pokoknya kita selalu bikin karya yang bisa dinikmati orang banyak," kata Charly saat ditemui di Back Stage, Ancol, dalam acara Halal Bihalal artis-artis di bawah naungan Trinity Production, Senin (13/10).

Dan untuk memberi warna baru, ST12 juga sudah menyiapkan rencana. Charly dkk ingin berkolaborasi dengan band-band lainnya di Indonesia dengan alasan band-band tanah air banyak dan punya karakter yang berbeda.

"Kita nggak memandang kita akan berkolaborasi ama band besar atau band kecil, soalnya kita dulu adalah band kecil. kita menganggap mereka belum dapat kesempatan aja," papar sang vokalis.

Namun, di balik kesuksesan yang ada, ketiga anggota ST12 masih menyimpan sedikit duka yang mendalam sepeninggalan gitaris mereka, Iman Rush, yang terlebih dahulu menghadap Yang Maha Kuasa.

"Sedih juga karena almarhum nggak bisa ngerasain sukses. Pokoknya kita tetap akan bertiga formasinya, soalnya kalau nambah personil konsekuensinya bisa jadi beban," pungkas Charly. (kpl/ant/boo)


ST 12 Masuk Nominasi Band Ngetop 2008




Jumat, 15 Agustus 2008

Kelompok musik asal Bandung, ST 12, untuk pertama kalinya masuk daftar nominasi sebagai pendatang baru di kategori Grup Band Ngetop SCTV Awards 2008. "ST 12 dinominasikan sebagai Grup Band Ngetop tahun ini bersama Kangen Band, Peterpan, Radja dan Ungu," kata Senior Manager Production SCTV Ronny Kusuma saat pengumuman nama-nama nominator di Jakarta, Selasa.

Selain ST 12, yang populer dengan lagu Puspa, pendatang baru lainnya yang untuk pertama kali menjadi nominator adalah Afgan.

Afgan, terkenal dengan tembang hits Terima Kasih Cinta, juga menjadi satu-satunya penyanyi pria yang bersaing di kategori Penyanyi Ngetop, bersama yakni Bunga Citra Lestari, Gita Gutawa, Mulan Jameela, dan Rossa.

Nominasi SCTV Awards diberikan dalam tujuh kategori; Aktor Ngetop, Aktris Ngetop, Pembawa Acara Ngetop, Penyanyi Ngetop, Grup Band Ngetop, Iklan Ngetop dan Program Ngetop.

Daftar nominasi Aktor Ngetop tahun ini adalah Adly Fairuz, Arie Andhika, Deddy Mizwar, Rezky Aditya, Teuku Wisnu. Daftar nominasi Aktris Ngetop adalah Bunga Zaenal, Chelsea Olivia, Laudy Cynthia Bella, Sandra Dewi, Shireen Sungkar. Daftar nominasi Pembawa Acara Ngetop adalah Andhara Early, Asti Ananta, Dimas Beck, Donna Agnesia, Tessa Kaunang.

Iklan Ngetop adalah Indomie (satu selera), Krating Daeng (panjat pinang), Sampoerna (straight line), XL (fitting room), Yamaha (trick riding).

Program Ngetop adalah Chelsea, Cinta Bunga, Cinta Fitri, Gala Sinema, Suci.Nominasi ditentukan berdasarkan pooling pemirsa periode Juni-Agustus 2008.Para pemenang akan diumumkan dalam acara perayaan HUT ke-18 SCTV, 29 Agustus 2008. [an/it/foto:trinity]



Band ST12 Luncurkan Album “PUSPA”




/// Putuskan Saja Pacarmu

JAKARTA INDONESIA

Setelah sukses dengan album perdananya, Jalan Terbaik, beberapa waktu lalu, ST 12 kembali meluncurkan album. Di bawah bendera label Trinity Optima Production, album kedua itu diberi judul P.U.S.P.A.

Tajuk album itu bukanlah nama seorang perempuan, melainkan singkatan dari “putuskan saja pacarmu”. “Ya, cara nulisnya beda biar orang-orang penasaran dan mencari tahu,” ujar Charly, sang vokalis, saat peluncuran album keduanya tersebut.

Lagu P.U.S.P.A dijagokan pada album yang beredar mulai Juli tersebut. Lagu ini bercerita tentang seorang pria yang mengagumi wanita cantik tapi sudah punya kekasih. “Ini termasuk lagu yang liriknya gue banget, dengan bahasa sehari-hari yang mengalir,” ujarnya. Untuk klip videonya, sutradara Abimael Gandy menggaet Luna Maya.

ST 12 awalnya dikenal lewat kemunculannya di acara musik televisi. Aliran musiknya bernotasi minor Melayu atau pop Melayu, terdengar seperti lagu-lagu Malaysia. Itu sejenis dengan aliran musik Kangen Band dan Wali. “Sejatinya musik seperti ini berciri Indonesia dan kami bangga, seperti Amerika dengan country-nya dan Brasil dengan budaya Sambanya,” ujar Pepep, penggebuk drum.

Awal berdiri pada 2005, ST 12 digawangi empat musisi, yakni Charly (vokal), Pepep (drum), Pepeng (gitar), dan Iman Rush (gitar). Di tengah persiapan rekaman, Iman Rush meninggal dan hingga kini posisinya tak digantikan. “Kami hanya pakai pemain cabutan untuk menggantikan posisi Iman,” ujarnya.

Mengawali promonya, ST 12 menggelar acara Ngamen Bareng untuk musisi jalanan di Bandung. “Acara ini mengajak 50 band, yang kebanyakan pengamen, untuk menyanyikan lagu-lagu ST 12,” ujar Riski Utami, dari Trinity.

Selain acara tersebut, ST 12 berencana mengibarkan sayap hingga negeri jiran Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. “Promo tur ke sana sedang dipersiapkan,” ujarnya. (www.tempointeraktif.com)

Tracklist :

01 - P.U.S.P.A

02 - Jangan Pernah Berubah

03 - Cari Pacar Lagi

04 - Putri Iklan

05 - S.K.J

06 - Saat Terakhir

07 - Tak Dapat Apa Apa (My Hot)

08 - Cinta Jangan Dinanti

09 - Cinta Tak Direstui

10 - Jalan Terbaik

11 - Rasa Yang Tertinggal

12 - Aku Masih Sayang

Biografi ST 12 :

ST12 adalah grup musik beraliran musik Melayu. ST12 didirikan di Bandung oleh Ilham Febry alias Pepep (drum), Dedy Sudrajat alias Pepeng (gitar), Muhammad Charly van Houten alias Charly (vokal), dan Iman Rush (gitar).

Awalnya, keempat personel ini tak saling kenal, meski mereka telah lama berkecimpung di dunia musik. Mereka mulai akrab setelah sering bertemu di studio rental di Jalan Stasiun Timur 12, Bandung, milik Pepep. Mereka pun akhirnya resmi mendirikan ST12 pada tanggal 20 Januari 2005. Nama ST12 yang merupakan kependekan dari Jl. Stasiun Timur No. 12 adalah nama pemberian ayah Pepep, Helmi Aziz.

Meski keempat personel ini memiliki aliran musik favorit yang berbeda, Charly menggemari jazz, Pepep suka jazz dan rock, sementara Pepeng tumbuh bersama musik rock, namun mereka kompromi untuk membuat ST12 beraliran melayu.

ST12 terpaksa merilis album perdana mereka melalui jalur independent (indie) karena tak ada label yang mau menampung mereka. Sayang, pada bulan Oktober 2005, saat tur promosi album di Semarang, Iman Rush meninggal akibat pecah pembuluh darah di otak.

Trinity Optima Production mulai melirik ST12 setelah album perdana, JALAN TERBAIK (2005), meraih sukses. Album kedua, P.U.S.P.A (2008) yang didedikasikan untuk Iman, dirilis di bawah label Trinity.(Http://selebriti.kapanlagi.com/st12/)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar